
Invalid Date
Dilihat 1 kali

PACET, MOJOKERTO — Gebrakan inovatif nan menyejukkan kembali
datang dari rombongan mahasiswa Ilmu Politik UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA)
dalam rangkaian program pengabdian masyarakat di Kawasan Pacet, Mojokerto. Kali
ini, Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) UINSA menggelar agenda HIMAPOL
Action bertajuk budidaya tanaman dan aksi penanaman bunga massal. Kegiatan ini
bertujuan mempercantik sudut-sudut desa sekaligus mendukung potensi agrowisata
berbasis lingkungan berkelanjutan.
Berlokasi di area fasum (fasilitas umum), pekarangan Balai Desa, serta sepanjang jalan utama desa Pacet, puluhan mahasiswa almamater hijau ini tampak antusias mengolah tanah, memilah bibit, hingga menanam beraneka jenis bunga hias dan tanaman produktif. Mengusung konsep green governance dan kepedulian lingkungan (eco-awareness), aksi nyata ini memadukan ilmu sosial politik dengan gerakan ekologis lokal.
Bukan Cuma Jago Wacana, Tapi Juga Paham Menjaga Lingkungan!
Suasana sejuk Pacet mendadak makin segar ketika puluhan bibit bunga warna-warni seperti mawar, melati, asoka, hingga tanaman toga (tanaman obat keluarga) mulai ditanam secara rapi di polibag dan taman-taman desa. Mahasiswa UINSA tidak hanya memegang cangkul dan sekop, tetapi juga membagikan edukasi praktis mengenai teknik budidaya tanaman sederhana, pemanfaatan pupuk organik lokal, serta cara perawatan tanaman hias agar tumbuh subur.
Ketua Pelaksana Program menegaskan bahwa politik masa kini tidak bisa dipisahkan dari isu-isu lingkungan hidup. Kebijakan publik yang baik adalah kebijakan yang berpihak pada kelestarian alam dan kesejahteraan warga.
"Kita sering denger wacana soal krisis iklim atau pembangunan hijau di ruang kuliah. Nah, lewat agenda budidaya dan tanam bunga ini, anak-anak Ilmu Politik UINSA mau ngebuktiin kalau kita nggak cuma jago wacana di mimbar akademik, tapi juga paham dan mau bergerak langsung menjaga lingkungan. Penanaman bunga ini simpel, tapi efek estetik dan ekologisnya bisa langsung dirasain warga Pacet," tegasnya di sela-sela aksi menanam.
Sinergi Kece Antara Mahasiswa, Ibu-Ibu PKK, dan Karang Taruna
Kemeriahan agenda ini makin terasa saat kelompok ibu-ibu PKK dan pemuda Karang Taruna Pacet turut bergabung. Ibu-ibu desa yang terkenal paham soal tanam-menanam tampak asyik saling bertukar tips dengan mahasiswa. Kolaborasi lintas generasi ini melahirkan suasana belajar yang interaktif dan penuh kehangatan khas pedesaan.
Para mahasiswa membagikan bibit bunga dan tanaman toga kepada warga setempat untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing. Langkah ini diambil untuk mendorong gerakan mandiri pangan dan pemanfaatan lahan pekarangan rumah (urban farming sederhana) demi menciptakan lingkungan yang asri, sehat, dan menenangkan.
"Suka banget sama adik-adik UINSA ini. Selain ramah, mereka kreatif membawa bibit bunga dan ngajarin cara budidaya yang gampang. Desa kami jadi makin cantik, segar, dan bikin betah. Bunga-bunga ini bakalan kami rawat terus sebagai kenang-kenangan dari anak-anak politik UINSA," ujar salah satu pengurus PKK Desa Pacet dengan senyum mengembang.
Warisan Hijau untuk Pacet yang Berkelanjutan
Gagasan HIMAPOL Action ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi masyarakat Pacet untuk terus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan secara mandiri. Bunga-bunga yang mekar indah kelak akan menjadi simbol ikatan silaturahmi yang kuat antara civitas akademika UINSA dengan warga Pacet.
Lewat aksi nyata budidaya tanaman dan penanaman bunga ini, mahasiswa Ilmu Politik UINSA sekali lagi membuktikan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan yang tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kecintaan mendalam pada kelestarian alam. Aksi hijau ini menutup rangkaian agenda harian pengmas dengan manis, meninggalkan jejak keindahan dan kebermanfaatan nyata bagi bumi Pacet.
Bagikan:

Kesimantengah
Kecamatan Pacet
Kabupaten Mojokerto
Provinsi Jawa Timur
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini