
Invalid Date
Dilihat 123 kali

Kesimantengah, Rabu (11 Februari 2026) —
Pemerintah Desa Kesimantengah mendukung pelaksanaan kegiatan Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) yang merupakan program dari BPJS Kesehatan dan dilaksanakan oleh UPTD Puskesmas Pacet sebagai upaya pengendalian penyakit kronis di masyarakat.
Kegiatan ini menyasar peserta BPJS Kesehatan yang menderita Diabetes Melitus dan Hipertensi, dua penyakit tidak menular yang membutuhkan pemantauan serta pengendalian secara rutin dan berkelanjutan. Melalui program Prolanis, peserta mendapatkan pelayanan kesehatan berkala guna menjaga kondisi tetap stabil serta mencegah terjadinya komplikasi.
Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh edukasi kesehatan melalui sesi pendampingan oleh dokter muda dari Kampus Wijaya Kusuma Surabaya. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh bidan desa serta perawat dari UPTD Puskesmas Pacet yang turut melakukan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan peserta selama kegiatan berlangsung.
Materi yang disampaikan meliputi pentingnya pola hidup sehat, pengaturan pola makan, kepatuhan dalam mengonsumsi obat, serta upaya pencegahan komplikasi akibat diabetes dan hipertensi. Penyampaian dilakukan secara komunikatif dan mudah dipahami agar peserta dapat mengenali gejala awal penyakit serta memahami langkah penanganannya sejak dini.
Salah satu dokter muda yang turut mendampingi, dr. Adinda dari Kampus Wijaya Kusuma Surabaya, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Semoga kegiatan Prolanis ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, sehingga warga dapat mengetahui gejala awal penyakit serta memahami langkah penanganannya sejak dini,” ujarnya.
Selain kegiatan pemeriksaan dan edukasi, dokter muda dari Kampus Wijaya Kusuma Surabaya juga menyempatkan diri untuk turun langsung ke lapangan melakukan kunjungan ke rumah warga, didampingi oleh bidan desa, kepala dusun, serta Kepala Desa Kesimantengah.
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi warga yang menderita gagal ginjal (HD/hemodialisa), hipertensi, dan stroke. Dalam kunjungan tersebut, tim medis tidak hanya melakukan pemantauan kondisi kesehatan, tetapi juga berkomunikasi secara langsung dengan penderita dan keluarganya.
Melalui dialog tersebut, tenaga kesehatan memberikan motivasi, edukasi tambahan mengenai perawatan di rumah, pentingnya kontrol rutin, serta mendengarkan keluhan yang dirasakan pasien. Pendekatan ini bertujuan agar penderita merasa diperhatikan, mendapatkan dukungan moril, serta memahami langkah-langkah penanganan yang tepat sesuai kondisi masing-masing.
Sementara itu, Kepala Desa Kesimantengah, Bangga Al Hakim, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Prolanis di desa.
“Kami dari Pemerintah Desa Kesimantengah sangat mendukung kegiatan ini karena kesehatan masyarakat adalah prioritas utama. Dengan adanya Prolanis dan kunjungan langsung ke rumah warga, kami berharap masyarakat yang menderita penyakit kronis benar-benar mendapatkan perhatian dan pendampingan yang maksimal,” ungkapnya.
Kegiatan Prolanis ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan sebagai bentuk komitmen BPJS Kesehatan bersama UPTD Puskesmas Pacet dalam pengendalian penyakit kronis, khususnya bagi warga Desa Kesimantengah yang terdaftar sebagai peserta.
Para peserta menyampaikan tanggapan positif atas terselenggaranya kegiatan ini. Mereka merasa terbantu karena dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala serta memperoleh edukasi yang menambah pemahaman tentang kondisi yang dialami. Kehadiran tenaga kesehatan yang bahkan melakukan kunjungan langsung ke rumah warga memberikan rasa aman dan perhatian lebih bagi masyarakat.
Melalui sinergi antara BPJS Kesehatan, UPTD Puskesmas Pacet, dan Pemerintah Desa Kesimantengah, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengendalian penyakit kronis semakin meningkat, sehingga terwujud masyarakat desa yang sehat, mandiri, dan produktif.
Bagikan:

Kesimantengah
Kecamatan Pacet
Kabupaten Mojokerto
Provinsi Jawa Timur
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini