
Invalid Date
Dilihat 397 kali

Kesimantengah – Kamis, 29 Januari 2026, masyarakat Dusun Karangan, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto melaksanakan kegiatan Ruwah Dusun sebagai bentuk pelestarian tradisi sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.
Kegiatan Ruwah Dusun diawali dengan doa bersama dan kenduri, di mana warga secara sukarela membawa tumpeng serta berbagai bawaan lainnya sebagai wujud kebersamaan dan partisipasi masyarakat. Seluruh hidangan yang dibawa kemudian didoakan bersama sebagai simbol rasa syukur serta harapan agar seluruh masyarakat Dusun Karangan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, ketentraman, dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bagian dari tradisi dan kearifan lokal, rangkaian kegiatan dilaksanakan di Punden Mbah Sarujo, yang oleh masyarakat setempat dikenal sebagai tokoh awal pembabat alas wilayah Dusun Karangan, serta di Punden Watu Kurung. Kehadiran warga di tempat tersebut dimaknai sebagai penghormatan terhadap sejarah dan jasa para pendahulu, sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga nilai kebersamaan, persatuan, dan nilai-nilai luhur budaya desa.
Seluruh doa yang dipanjatkan dalam kegiatan ini sepenuhnya ditujukan kepada Allah SWT, dengan harapan agar Dusun Karangan dan seluruh masyarakatnya senantiasa berada dalam lindungan-Nya serta diberi jalan terbaik dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan Ruwah Dusun Karangan tahun 2026 ini juga melibatkan peran aktif Karang Taruna “Karya Muda” Dusun Karangan, Desa Kesimantengah, yang turut membantu dalam persiapan, pengamanan, serta kelancaran seluruh rangkaian acara, termasuk penataan lokasi hingga pelaksanaan kegiatan penutup.
Salah satu tokoh masyarakat Dusun Karangan menyampaikan bahwa tradisi ruwah dusun memiliki makna yang sangat mendalam bagi warga.
“Ruwah dusun ini kami maknai sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus sarana doa bersama agar Dusun Karangan dan seluruh warganya senantiasa diberikan keselamatan, ketentraman, serta keberkahan. Tradisi yang kami jalankan ini bukan untuk memuja siapa pun, melainkan untuk menghormati sejarah dan jasa para pendahulu, sekaligus memperkuat kebersamaan dan gotong royong masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Ruwah Dusun Karangan kemudian ditutup dengan hiburan seni Campursari yang disambut antusias oleh warga. Hiburan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan setelah pelaksanaan doa dan kenduri bersama.
Seluruh kegiatan Ruwah Dusun Karangan tahun 2026 ini terlaksana berkat keguyuban, kesadaran, dan gotong royong masyarakat, termasuk dukungan Karang Taruna dan seluruh elemen warga, tanpa paksaan, serta dilandasi semangat kebersamaan. Tradisi ini diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya Desa Kesimantengah dan menjadi sarana memperkuat persatuan antarwarga.
Bagikan:

Kesimantengah
Kecamatan Pacet
Kabupaten Mojokerto
Provinsi Jawa Timur
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini